Alat peraga Untuk Mengajar Sekolah Sabat

Seseorang hanya ingat sebagian kecil dari apa yang ia dengar. Ia ingat sebagian besar yang ia lihat. Seorang anak akan lebih mengingat pelajaran yang kita berikan jika ia juga ikut serta dalam pengalaman belajar. Alat-alat peraga dapat menolongmu dalam banyak segi mengajar Sekolah Sabat.

Alat peraga akan membangkitkan minat dan menawan perhatian, menjelaskan hal-hal dan gagasan-gagasan yang sulit, memberikan suatu suasana belajar yang menarik, menolong anak-nak menguasai informasi lebih lama, menolong untuk tinjau ulang dan penghafalan, mendorong untuk perbincangan, memperkenalkan dan menggambarkan sebuah cerita, menolong memperoleh tanggapan, dan mengilhamkan.
Alat-alat peraga benar-benar penolong yang luar biasa dalam Sekolah Sabat.
Berikut adalah contoh alat-alat peraga yang bisa digunakan untuk mengajar Sekolah Sabat:
1. Gambar-gambar
2. Film
3. Papan Flanel: gambar flanel, gambar-gambr kertas yang dikumpulkan, gambar-gambar foam dan banyak lagi
4. Gambar bersambung-sambung: gambar titik demi titik dengan paku- paku kecil yang diatur sebelumnya, digabung sambung bersambung sementara cerita berlangsung
5. Kartu-kartu catatan: kata-kata kunci diatas kartu catatan untuk dibaca pada saat yang tepat, kemudian taruh dalam peta saku
6. Peta. Misalnya peta perjalanan Rasul Paulus
7. Televisi Tiruan: Buat sebuah kotak yang berbentuk TV, dengan lobang ukuran sembilan kali dua belas inci. Lekatkan gambar-gambar dan tuliskan kata-kata kunci serta kalimat-kalimat diatas kertas yang panjang. Ikatkan masing-masing ujung pada pasak kayu dan buka kepada penonton TV sementara menceritakan cerita itu.
8. Kotak pasir. Buat adegan untuk mengilustrasikan cerita itu menggunakan gambar-gambar karton, balok bangunan, pegunungan, sungai dan lain-lain. Anak-anak taman kanak-kanak khususnya menyukai kotak pasir ini.
9. Cerita berupa nyanyian. Anak-anak suka menyanyikan cerita-cerita itu pada setiap bagian cerita itu. Beberapa cerita Alkitab telah ditaruh pada musik. Nyanyian harus diulang setiap minggu
10. Boneka tangan. Anak-anak senang dengan pertunjukan boneka tangan. diperlukan ketrampilan khusus untuk menggunakan alat peraga ini.
11. Benda-benda yang sebenarnya. Anak-anak akan lebih mengerti jika kita menggunakan benda yang sebenarnya misalnya buah-buahan, daun , bunga dan lain-lain.
12. Benda-benda tiruan.Misalnya benda-benda kertas (rumah Alkitab dll), atau benda -benda yang terbuat dari tanah liat, kayu dll untuk menceritakan cerita itu
13. Mainkan peran. Suruh anak-anak memerankan bagian-bagian dari cerita itu. cocok untuk kelompok-kelompok kecil.
14. Partisipasi lisan. Suruh anak-anak mengulangi kalimat-kalimat kunci yang sering digunakan dalam cerita. Khususnya untuk anak-anak kecil.
15. Cerita-cerita berirama: Anak-anak kecil menyukai cerita berirama. Banyak cerita yang ditulis dalam bentuk berirama
Semoga ini bermanfaat bagi semua yang terpanggil menjadi Pelayan Anak-Anak

About dombacilik

Saya adalah seorang Ibu rumah tangga, Ibu gembala, hamba Tuhan yang tergerak untuk melayani para "domba cilik" agar semakin cinta dan akrab dengan Tuhan Yesus Kristus.

Posted on April 3, 2012, in Pengajaran. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: