Mengajar Anak Dengan Boneka Tangan (bag 1)

Pada kesempatan ini saya ingin membagikan sesuatu yang saya punya kepada siapa saja yang tergerak untuk Misi Pelayanan Anak. Karena ini saya dapatkan secara gratis maka saya akan membagikannya secara gratis pula. Sebelumnya saya juga berterima kasih kepada “One Hope Ministry” yang telah membagikan “ilmu” ini kepada saya.
Oke,… tanpa banyak basa-basa (daripada basa-basi … hehehe)… kita akan langsung masuk ke inti pembahasan ini, mengenai “Bagaimana Mengajar Anak Dengan Boneka”.
# Pertama-tama yang harus kita ketahui adalah; “5 Tips Supaya Bermain Boneka Dengan Baik”.
1. Tangan diangkat sejajar telinga.
Hal ini dimaksudkan agar tangan kita dapat memainkan boneka dengan baik dan tidak kecapekan, selain itu agar boneka dapat dilihat dengan jelas oleh hadirin.
2. Telapak tangan membentuk mulut buaya.
Maksudnya adalah keempat jari (selain ibu jari) kita satukan dengan posisi agak melengkung dengan posisi ibu jari ada di bawah. Dan pada saat menggerakkan mulut boneka (saat boneka berbicara) maka yang digerakkan adalah ibu jari, dengan demikian maka yang terlihat bergerak adalah mulut boneka bagian bawah.
3. Bicara setiap suku kata.
Maksudnya adalah; apabila boneka berbicara maka pada setiap suku kata hendaklah mulut boneka kita gerakkan (JANGAN LUPA pada setiap suku kata).
4. Datang/pergi seperti berjalan di tangga.
Hal ini dikarenakan “kita memainkan boneka di panggung boneka” dan kita berada di dalam panggung (tidak terlihat oleh penonton). Dengan demikian boneka yang muncul akan kelihatan hidup.
5. Kontak mata.
Seringkali, banyak pemain boneka kurang memperhatikan hal ini, yakni lupa untuk selalu menggerakkan kepala boneka (dengan gerakan patah-patah) sehingga boneka terlihat hanya diam/termenung dan tidak ada komunikasi dengan MC, boneka yang lain, dan audience.

OKE, karena aku ada kerjaan lain maka sementara sampai di sini dulu ya,… lain kali kita sambung lagi pembahasan ini…..

About dombacilik

Saya adalah seorang Ibu rumah tangga, Ibu gembala, hamba Tuhan yang tergerak untuk melayani para "domba cilik" agar semakin cinta dan akrab dengan Tuhan Yesus Kristus.

Posted on April 3, 2012, in Pengajaran. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: